Cultural and Intellectual Exchange Between the Ottoman Egypt and the Rest of the Arab Muslim World in the Eighteenth - Early Nineteenth Century | Kütüphane.osmanlica.com

Cultural and Intellectual Exchange Between the Ottoman Egypt and the Rest of the Arab Muslim World in the Eighteenth - Early Nineteenth Century

İsim Cultural and Intellectual Exchange Between the Ottoman Egypt and the Rest of the Arab Muslim World in the Eighteenth - Early Nineteenth Century
Yazar Kirillina, Svetlana
Tür Kitap
Dil ara,eng
Dijital Evet
Yazma Hayır
Kütüphane: Danimarka Kraliyet Kütüphanesi
Demirbaş Numarası ISSN: 0126-012X, EISSN: 2338-557X, DOI: 10.14421/ajis.2004.421.35-39
Kayıt Numarası cdi_doaj_primary_oai_doaj_org_article_6ae701a6b7374444b3937fb1756f74ab
Lokasyon Directory of Open Access Journals
Notlar Tulisan ini membabas tentang pertukaran kultur dan intelektual yang terjadi di Mesir Usmani dan beberaba bagian dunia Muslim Arab pada abad ke-l8 M -awal abad ke-19 M, yang digambarkan oleh sebagian peneliti sebagai 'Abad Kegelapan" di mana terjadi "stagnasi", "degradasi"dan "anabiosis" dalam kehidupan sosial di Timur Tengah dan Mesir khususnya. Menarut penulisnya, penggambaran yang menyedihkan dan tanpa harapan tentang masyarakat Mesir itu dapat dianggap sebagai sesuatu yang berlebihan atau suatu pendekatan yang terlalu menyederhanakan persoalan tentang sejarah bangsa Mesir. Padahal selama periode tersebut, telab terjadi hubangan yang intensif di antara Mesir Usmani dan dunia Muslim lainnya. Berlandaskan pada sumber data historis yang berupa kronik-kronik bangsa Mesir Usmani, didukung oleh ringkasan-ringkasan hagiografis dan bibliografs, dapat dibuktikan bahwa telah terjadi pertukaran kultural dan intelektual yang intensif di pusat-pusat pendidikan terkenal di Istanbul, Damaskus, Jerusalem, Tunisia, Algeria, Maroko, Mekkah, Madinah dan Mesir.
Görüntüle Majalah Al-jamiah, 2008-07, Vol.42 (1), p.35-39
Kaynağa git Danimarka Kraliyet Kütüphanesi Royal Danish Library
Royal Danish Library Danimarka Kraliyet Kütüphanesi
Kaynağa git

Cultural and Intellectual Exchange Between the Ottoman Egypt and the Rest of the Arab Muslim World in the Eighteenth - Early Nineteenth Century

Yazar Kirillina, Svetlana
Tür Kitap
Dil ara,eng
Dijital Evet
Yazma Hayır
Kütüphane Danimarka Kraliyet Kütüphanesi
Demirbaş Numarası ISSN: 0126-012X, EISSN: 2338-557X, DOI: 10.14421/ajis.2004.421.35-39
Kayıt Numarası cdi_doaj_primary_oai_doaj_org_article_6ae701a6b7374444b3937fb1756f74ab
Lokasyon Directory of Open Access Journals
Notlar Tulisan ini membabas tentang pertukaran kultur dan intelektual yang terjadi di Mesir Usmani dan beberaba bagian dunia Muslim Arab pada abad ke-l8 M -awal abad ke-19 M, yang digambarkan oleh sebagian peneliti sebagai 'Abad Kegelapan" di mana terjadi "stagnasi", "degradasi"dan "anabiosis" dalam kehidupan sosial di Timur Tengah dan Mesir khususnya. Menarut penulisnya, penggambaran yang menyedihkan dan tanpa harapan tentang masyarakat Mesir itu dapat dianggap sebagai sesuatu yang berlebihan atau suatu pendekatan yang terlalu menyederhanakan persoalan tentang sejarah bangsa Mesir. Padahal selama periode tersebut, telab terjadi hubangan yang intensif di antara Mesir Usmani dan dunia Muslim lainnya. Berlandaskan pada sumber data historis yang berupa kronik-kronik bangsa Mesir Usmani, didukung oleh ringkasan-ringkasan hagiografis dan bibliografs, dapat dibuktikan bahwa telah terjadi pertukaran kultural dan intelektual yang intensif di pusat-pusat pendidikan terkenal di Istanbul, Damaskus, Jerusalem, Tunisia, Algeria, Maroko, Mekkah, Madinah dan Mesir.
Görüntüle Majalah Al-jamiah, 2008-07, Vol.42 (1), p.35-39
Royal Danish Library
Danimarka Kraliyet Kütüphanesi yönlendiriliyorsunuz...

Lütfen bekleyiniz.