[ID-MUSALI] 44B/LL/28/YPAH/2005 | Kütüphane.osmanlica.com

[ID-MUSALI] 44B/LL/28/YPAH/2005

İsim [ID-MUSALI] 44B/LL/28/YPAH/2005
Basım Yeri Stiftung und Museum Ali Hasjmy - Stiftung und Museum Ali Hasjmy
Konu religion
Tür Kitap
Dil Malayca (makro dil)
Dijital Evet
Yazma Evet
Sayfa Sayısı 14
Fiziksel Boyutlar 34 x 21 cm
Kütüphane: Kalamos
Demirbaş Numarası 44B/LL/28/YPAH/2005
Kayıt Numarası ID11Book_manuscript_00000467
Lokasyon Stiftung und Museum Ali Hasjmy
Notlar karton tebal hijau, Naskah dijilid ulang — karton tebal hijau, Naskah dijilid ulang — black — Arabic script → Naskh — paper — Kitab [Tarjamah, ed.] Kifâyah al-Mubtadî ini membicarakan cara membaca Alquran atau disebut ilmu tajwid. Pembahasan pertama diawali dengan mengulas makhârij al-hurûf (tempat keluar huruf). Pada teks sebelumnya, penyusun naskah ini menyusun kitab tentang belajar dan pentingnya keikhlasan dan manfaat dari belajar itu serta ganjaran Allah bagi penuntut ilmu. Pada teks sesudahnya, penulis tampaknya berusaha mempraktekkan ilmu tajwid yang telah dipelajari dengan bacaan Alquran, khususnya surat al-Fâtihah demi sahnya salat seseorang.
Sınıf numarası 44B/LL/28/YPAH/2005
Koleksiyon Stiftung und Museum Ali Hasjmy
Editör Mursyid
Lisans CC0 1.0
Proje Nusantara
Düzenleme durumu First input complete

[ID-MUSALI] 44B/LL/28/YPAH/2005

Basım Yeri Stiftung und Museum Ali Hasjmy - Stiftung und Museum Ali Hasjmy
Konu religion
Tür Kitap
Dil Malayca (makro dil)
Dijital Evet
Yazma Evet
Sayfa Sayısı 14
Fiziksel Boyutlar 34 x 21 cm
Kütüphane Kalamos
Demirbaş Numarası 44B/LL/28/YPAH/2005
Kayıt Numarası ID11Book_manuscript_00000467
Lokasyon Stiftung und Museum Ali Hasjmy
Notlar karton tebal hijau, Naskah dijilid ulang — karton tebal hijau, Naskah dijilid ulang — black — Arabic script → Naskh — paper — Kitab [Tarjamah, ed.] Kifâyah al-Mubtadî ini membicarakan cara membaca Alquran atau disebut ilmu tajwid. Pembahasan pertama diawali dengan mengulas makhârij al-hurûf (tempat keluar huruf). Pada teks sebelumnya, penyusun naskah ini menyusun kitab tentang belajar dan pentingnya keikhlasan dan manfaat dari belajar itu serta ganjaran Allah bagi penuntut ilmu. Pada teks sesudahnya, penulis tampaknya berusaha mempraktekkan ilmu tajwid yang telah dipelajari dengan bacaan Alquran, khususnya surat al-Fâtihah demi sahnya salat seseorang.
Sınıf numarası 44B/LL/28/YPAH/2005
Koleksiyon Stiftung und Museum Ali Hasjmy
Editör Mursyid
Lisans CC0 1.0
Proje Nusantara
Düzenleme durumu First input complete
Qalamos
Kalamos yönlendiriliyorsunuz...

Lütfen bekleyiniz.