[ID-MUSNEG] 07_01205 | Kütüphane.osmanlica.com

[ID-MUSNEG] 07_01205

İsim [ID-MUSNEG] 07_01205
Basım Yeri Museum Negeri, Banda Aceh - Museum Negeri, Banda Aceh
Konu history
Tür Kitap
Dil Açin dil (Achinese)
Dijital Evet
Yazma Evet
Sayfa Sayısı 99
Fiziksel Boyutlar 21 x 17 cm
Kütüphane: Kalamos
Demirbaş Numarası 07_01205
Kayıt Numarası ID13Book_manuscript_00000780
Lokasyon Museum Negeri, Banda Aceh
Notlar kertas dan benang, rusak, sebagian besar robek dan dimakan rayap — kertas dan benang, rusak, sebagian besar robek dan dimakan rayap — l. 1r: Bergambar Gafura — black, red — Arabic script → Naskh — paper — Naskah ini menceritakan seorang hamba Allah yang saleh dan sangat takut berdosa, ia bernama Fadhlun, hidup pada masa khalifah Umar ibn Khattab. Fadhlun selalu menyiksa dirinya karena dianggap banyak dosa. Karena kesalehan dan wajahnya yang tampan, banyak perempuan yang menginginkan dia, tetapi Fadhlun tidak menghiraukan. Akhirnya ia difitnah memperkosa seorang perempuan dan bayi yang dikandungnya adalah benih Fadhlun. Dengan karunia Tuhan, Saidina Ali menyuruh anak dalam kandungan itu untuk berbicara.
Sınıf numarası 07_01205
Koleksiyon Museum Negeri, Banda Aceh
Editör Abidin, A. Hamid, Salman
Lisans CC0 1.0
Proje Nusantara
Çoğaltma Scan
Düzenleme durumu finished

[ID-MUSNEG] 07_01205

Basım Yeri Museum Negeri, Banda Aceh - Museum Negeri, Banda Aceh
Konu history
Tür Kitap
Dil Açin dil (Achinese)
Dijital Evet
Yazma Evet
Sayfa Sayısı 99
Fiziksel Boyutlar 21 x 17 cm
Kütüphane Kalamos
Demirbaş Numarası 07_01205
Kayıt Numarası ID13Book_manuscript_00000780
Lokasyon Museum Negeri, Banda Aceh
Notlar kertas dan benang, rusak, sebagian besar robek dan dimakan rayap — kertas dan benang, rusak, sebagian besar robek dan dimakan rayap — l. 1r: Bergambar Gafura — black, red — Arabic script → Naskh — paper — Naskah ini menceritakan seorang hamba Allah yang saleh dan sangat takut berdosa, ia bernama Fadhlun, hidup pada masa khalifah Umar ibn Khattab. Fadhlun selalu menyiksa dirinya karena dianggap banyak dosa. Karena kesalehan dan wajahnya yang tampan, banyak perempuan yang menginginkan dia, tetapi Fadhlun tidak menghiraukan. Akhirnya ia difitnah memperkosa seorang perempuan dan bayi yang dikandungnya adalah benih Fadhlun. Dengan karunia Tuhan, Saidina Ali menyuruh anak dalam kandungan itu untuk berbicara.
Sınıf numarası 07_01205
Koleksiyon Museum Negeri, Banda Aceh
Editör Abidin, A. Hamid, Salman
Lisans CC0 1.0
Proje Nusantara
Çoğaltma Scan
Düzenleme durumu finished
Qalamos
Kalamos yönlendiriliyorsunuz...

Lütfen bekleyiniz.