[ID-MUSALI] 187/HK/12/YPAH/2005 | Kütüphane.osmanlica.com

[ID-MUSALI] 187/HK/12/YPAH/2005

İsim [ID-MUSALI] 187/HK/12/YPAH/2005
Basım Yeri Stiftung und Museum Ali Hasjmy - Stiftung und Museum Ali Hasjmy
Konu literature
Tür Kitap
Dil Açin dil (Achinese)
Dijital Evet
Yazma Evet
Sayfa Sayısı 156
Fiziksel Boyutlar 15,5 x 18,5 cm, 15,5 x 18,5 cm, 15,5 x 18,5 cm
Kütüphane: Kalamos
Demirbaş Numarası 187/HK/12/YPAH/2005
Kayıt Numarası ID11Book_manuscript_00000444
Lokasyon Stiftung und Museum Ali Hasjmy
Notlar karton hijau, Naskah sudah dijilid baru — karton hijau, Naskah sudah dijilid baru — black — Arabic script → Riqāʽ — paper — Malem Diwa anak Raja Tampok dengan Putri Sihbawa dari kampung Piadah – Pasai, ia merupakan petualang di pantai utara dan timur Aceh, gagal menikah dengan putri gurunya Dalikha karena lebih tua sehingga ia memanggil kakak kepadanya dan tetap menjaga hubungan baik, tetapi Malem Diwa kemudian berturut-turut kawin dengan Putri Bungsu dari kayangan, Putri Aloih dari Natal, dan Putri Meureundam Dewi dari Lhok Seunibong, dan berlanjut dengan kisah-kisah petualangan dan romantis kehidupan Malem Diwa.
Sınıf numarası 187/HK/12/YPAH/2005
Koleksiyon Stiftung und Museum Ali Hasjmy
Editör Mursyid
Lisans CC0 1.0
Proje Nusantara
Düzenleme durumu First input complete

[ID-MUSALI] 187/HK/12/YPAH/2005

Basım Yeri Stiftung und Museum Ali Hasjmy - Stiftung und Museum Ali Hasjmy
Konu literature
Tür Kitap
Dil Açin dil (Achinese)
Dijital Evet
Yazma Evet
Sayfa Sayısı 156
Fiziksel Boyutlar 15,5 x 18,5 cm, 15,5 x 18,5 cm, 15,5 x 18,5 cm
Kütüphane Kalamos
Demirbaş Numarası 187/HK/12/YPAH/2005
Kayıt Numarası ID11Book_manuscript_00000444
Lokasyon Stiftung und Museum Ali Hasjmy
Notlar karton hijau, Naskah sudah dijilid baru — karton hijau, Naskah sudah dijilid baru — black — Arabic script → Riqāʽ — paper — Malem Diwa anak Raja Tampok dengan Putri Sihbawa dari kampung Piadah – Pasai, ia merupakan petualang di pantai utara dan timur Aceh, gagal menikah dengan putri gurunya Dalikha karena lebih tua sehingga ia memanggil kakak kepadanya dan tetap menjaga hubungan baik, tetapi Malem Diwa kemudian berturut-turut kawin dengan Putri Bungsu dari kayangan, Putri Aloih dari Natal, dan Putri Meureundam Dewi dari Lhok Seunibong, dan berlanjut dengan kisah-kisah petualangan dan romantis kehidupan Malem Diwa.
Sınıf numarası 187/HK/12/YPAH/2005
Koleksiyon Stiftung und Museum Ali Hasjmy
Editör Mursyid
Lisans CC0 1.0
Proje Nusantara
Düzenleme durumu First input complete
Qalamos
Kalamos yönlendiriliyorsunuz...

Lütfen bekleyiniz.