[ID-PPA] St.90 — Suleman Jamal, Suluk Luwang, saha Kempalan Dongeng — Suleman Jamal, Suluk Luwang, saha Kempalan Dongeng | Kütüphane.osmanlica.com

[ID-PPA] St.90 — Suleman Jamal, Suluk Luwang, saha Kempalan Dongeng — Suleman Jamal, Suluk Luwang, saha Kempalan Dongeng

İsim [ID-PPA] St.90 — Suleman Jamal, Suluk Luwang, saha Kempalan Dongeng — Suleman Jamal, Suluk Luwang, saha Kempalan Dongeng
Basım Yeri Pura Pakualaman - Pura Pakualaman
Konu literature
Tür Kitap
Dil Cava dili
Dijital Evet
Yazma Evet
Sayfa Sayısı 256
Fiziksel Boyutlar 20,5 x 33 cm
Kütüphane: Kalamos
Demirbaş Numarası St.90
Kayıt Numarası ID9Book_manuscript_00000751
Lokasyon Pura Pakualaman
Notlar Bahan sampul: kulit binatang, dihiasi dengan gambar ber-prada. Ukuran sampul: 21 x 33,3 cm, Kendor. — Bahan sampul: kulit binatang, dihiasi dengan gambar ber-prada. Ukuran sampul: 21 x 33,3 cm, Kendor. — black — paper — Teks berbentuk puisi: macapat dan sekar ageng. Naskah terdiri atas 13 teks sebagai berikut. 1. Suleman Jamal (h. 5—130), cerita diawali dengan lukisan kecantikan Ratu Bulkis, kisah pertemuan Nabi Sulaiman denga Ratu Bulkis, peperangan Nabi Suleman dengan raja jin dari negara Pura Kandhasan, dan diakhir dengan kemenangan Nabi Suleman atas jin yang bernama Sadumeya, Jarumeya, Pulasiya, dan Rasiya. (Teks sejenis lihat St.89). 2. Suluk Luwang (h. 147—189), mengungkapkan pembicaraan antara seorang santri dengan seekor burung prenjak tentang “ngelmu rasa”, antara lain agar tidak berlaku aniaya, dan hendaknya selalu mengindahkan ajaran kebatinan. 3. Pěksi Bayan (h. 189—193), berisi contoh akibat perbuatan ceroboh dan mengabaikan larangan dari raja. 4. Bocah Manjete (h. 193—196), berisi cerita tentang seorang anak laki-laki yang cara berpikirnya lain dibandingkan dengan teman sebayanya. 5. Ambya (h. 196—205), memuat kutipan Ambya, khususnya cerita tentang Nabi Musa berguru kepada Nabi Kilir. 6. Brawijaya (h. 205—210), berisi cerita pertemuan Prabu Brawijaya dengan putri Cina. 7. Pandhe Pusaka (h. 210—214), berisi cerita tentang pembuat pusaka bernama Ki Supa dan Ki Surawigya (anak Ki Supa) yang mengabdi pada Raja Brawijaya. 8. Tiyang Jubriya (h. 214—224), menceritakan perolehan orang yang angkuh dan takabur. 9. Nabi Suleman (h. 224—232), berisi cerita tentang Nabi Suleman dan Patih Briaban. 10. Ratu ingkang Prayitna (h. 232—240), mengungkapkan buah sikap hati-hati dan tidak takabur. 11. Cangkriman (h. 241—247), berisi uraian tebakan dalam satu kalimat beserta jawabannya. 12. Ratu Muslim (h. 247—250), menceritakan kisah ratu Muslim yang sangat ingin ke Mekah dan mengabdi kepada Rasulullah. 13. Nama saha Kasěktenipun Dhuwung (h. 250—256), berisi tentang keterangan nama pusaka dan kesaktiannya, antara lain tentang Kyai Bontit, Ki Ranggamayang, Ki Durgamanik, Ki Kalamisani, dan lain-lain.
Sınıf numarası St.90
Koleksiyon Pura Pakualaman
Editör S.R. Saktimulya
Lisans CC0 1.0
Proje Nusantara
Düzenleme durumu First input complete
Katalog St.90

[ID-PPA] St.90 — Suleman Jamal, Suluk Luwang, saha Kempalan Dongeng — Suleman Jamal, Suluk Luwang, saha Kempalan Dongeng

Basım Yeri Pura Pakualaman - Pura Pakualaman
Konu literature
Tür Kitap
Dil Cava dili
Dijital Evet
Yazma Evet
Sayfa Sayısı 256
Fiziksel Boyutlar 20,5 x 33 cm
Kütüphane Kalamos
Demirbaş Numarası St.90
Kayıt Numarası ID9Book_manuscript_00000751
Lokasyon Pura Pakualaman
Notlar Bahan sampul: kulit binatang, dihiasi dengan gambar ber-prada. Ukuran sampul: 21 x 33,3 cm, Kendor. — Bahan sampul: kulit binatang, dihiasi dengan gambar ber-prada. Ukuran sampul: 21 x 33,3 cm, Kendor. — black — paper — Teks berbentuk puisi: macapat dan sekar ageng. Naskah terdiri atas 13 teks sebagai berikut. 1. Suleman Jamal (h. 5—130), cerita diawali dengan lukisan kecantikan Ratu Bulkis, kisah pertemuan Nabi Sulaiman denga Ratu Bulkis, peperangan Nabi Suleman dengan raja jin dari negara Pura Kandhasan, dan diakhir dengan kemenangan Nabi Suleman atas jin yang bernama Sadumeya, Jarumeya, Pulasiya, dan Rasiya. (Teks sejenis lihat St.89). 2. Suluk Luwang (h. 147—189), mengungkapkan pembicaraan antara seorang santri dengan seekor burung prenjak tentang “ngelmu rasa”, antara lain agar tidak berlaku aniaya, dan hendaknya selalu mengindahkan ajaran kebatinan. 3. Pěksi Bayan (h. 189—193), berisi contoh akibat perbuatan ceroboh dan mengabaikan larangan dari raja. 4. Bocah Manjete (h. 193—196), berisi cerita tentang seorang anak laki-laki yang cara berpikirnya lain dibandingkan dengan teman sebayanya. 5. Ambya (h. 196—205), memuat kutipan Ambya, khususnya cerita tentang Nabi Musa berguru kepada Nabi Kilir. 6. Brawijaya (h. 205—210), berisi cerita pertemuan Prabu Brawijaya dengan putri Cina. 7. Pandhe Pusaka (h. 210—214), berisi cerita tentang pembuat pusaka bernama Ki Supa dan Ki Surawigya (anak Ki Supa) yang mengabdi pada Raja Brawijaya. 8. Tiyang Jubriya (h. 214—224), menceritakan perolehan orang yang angkuh dan takabur. 9. Nabi Suleman (h. 224—232), berisi cerita tentang Nabi Suleman dan Patih Briaban. 10. Ratu ingkang Prayitna (h. 232—240), mengungkapkan buah sikap hati-hati dan tidak takabur. 11. Cangkriman (h. 241—247), berisi uraian tebakan dalam satu kalimat beserta jawabannya. 12. Ratu Muslim (h. 247—250), menceritakan kisah ratu Muslim yang sangat ingin ke Mekah dan mengabdi kepada Rasulullah. 13. Nama saha Kasěktenipun Dhuwung (h. 250—256), berisi tentang keterangan nama pusaka dan kesaktiannya, antara lain tentang Kyai Bontit, Ki Ranggamayang, Ki Durgamanik, Ki Kalamisani, dan lain-lain.
Sınıf numarası St.90
Koleksiyon Pura Pakualaman
Editör S.R. Saktimulya
Lisans CC0 1.0
Proje Nusantara
Düzenleme durumu First input complete
Katalog St.90
Qalamos
Kalamos yönlendiriliyorsunuz...

Lütfen bekleyiniz.