[ID-MUSSON] sb. 24 — serat babad tanah jawi (punggung) — serat babad tanah jawi (punggung) | Kütüphane.osmanlica.com

[ID-MUSSON] sb. 24 — serat babad tanah jawi (punggung) — serat babad tanah jawi (punggung)

İsim [ID-MUSSON] sb. 24 — serat babad tanah jawi (punggung) — serat babad tanah jawi (punggung)
Basım Yeri Museum Sonobudoyo - Museum Sonobudoyo
Konu history
Tür Kitap
Dil Cava dili
Dijital Evet
Yazma Hayır
Sayfa Sayısı 711
Fiziksel Boyutlar 22 X 34,5 cm
Kütüphane: Kalamos
Demirbaş Numarası sb. 24
Kayıt Numarası ID8Book_manuscript_00002843
Lokasyon Museum Sonobudoyo
Notlar karton hitam, penjilidan tidak urut halaman 67 ada di antara halaman 75 dan 76 — karton hitam, penjilidan tidak urut halaman 67 ada di antara halaman 75 dan 76 — paper — kronik sejarah kerajaan-kerajaan jawa = pajajaran, demak, pajang, mataram (abad ke 14 s/d awal abad ke 17). mulai dengan akhir kerajaan pajajaran di bawah prabu harja kusuma, kemudian mundhingsari, mundingwangi, sri ciliawan dann arya bangah (raja raja segaluh) dan berakhir dengan peperangan antara pasukan mataram (dibawah panembahan seda ing krapyak (1601-1613)) dengan pasukan adipati demak (pangeran puger, kakak raja mataram) pada awal abad 16-17.
Sınıf numarası sb. 24
Koleksiyon Museum Sonobudoyo
Editör maharsi
Lisans CC0 1.0
Proje Nusantara
Düzenleme durumu First input complete

[ID-MUSSON] sb. 24 — serat babad tanah jawi (punggung) — serat babad tanah jawi (punggung)

Basım Yeri Museum Sonobudoyo - Museum Sonobudoyo
Konu history
Tür Kitap
Dil Cava dili
Dijital Evet
Yazma Hayır
Sayfa Sayısı 711
Fiziksel Boyutlar 22 X 34,5 cm
Kütüphane Kalamos
Demirbaş Numarası sb. 24
Kayıt Numarası ID8Book_manuscript_00002843
Lokasyon Museum Sonobudoyo
Notlar karton hitam, penjilidan tidak urut halaman 67 ada di antara halaman 75 dan 76 — karton hitam, penjilidan tidak urut halaman 67 ada di antara halaman 75 dan 76 — paper — kronik sejarah kerajaan-kerajaan jawa = pajajaran, demak, pajang, mataram (abad ke 14 s/d awal abad ke 17). mulai dengan akhir kerajaan pajajaran di bawah prabu harja kusuma, kemudian mundhingsari, mundingwangi, sri ciliawan dann arya bangah (raja raja segaluh) dan berakhir dengan peperangan antara pasukan mataram (dibawah panembahan seda ing krapyak (1601-1613)) dengan pasukan adipati demak (pangeran puger, kakak raja mataram) pada awal abad 16-17.
Sınıf numarası sb. 24
Koleksiyon Museum Sonobudoyo
Editör maharsi
Lisans CC0 1.0
Proje Nusantara
Düzenleme durumu First input complete
Qalamos
Kalamos yönlendiriliyorsunuz...

Lütfen bekleyiniz.