[ID-MUSALI] 36A/TS/36/YPAH/2005 | Kütüphane.osmanlica.com

[ID-MUSALI] 36A/TS/36/YPAH/2005

İsim [ID-MUSALI] 36A/TS/36/YPAH/2005
Basım Yeri Stiftung und Museum Ali Hasjmy - Stiftung und Museum Ali Hasjmy
Konu mysticism
Tür Kitap
Dil Malayca (makro dil)
Dijital Evet
Yazma Evet
Sayfa Sayısı 35
Fiziksel Boyutlar 19,5 x 24,5 cm.
Kütüphane: Kalamos
Demirbaş Numarası 36A/TS/36/YPAH/2005
Kayıt Numarası ID11Book_manuscript_00000373
Lokasyon Stiftung und Museum Ali Hasjmy
Notlar karton tebal hijau, Naskah sudah dijilid ulang — karton tebal hijau, Naskah sudah dijilid ulang — black — Arabic script → Naskh — paper — Sebetulnya teks ini mengandung dua aspek pembahasan: fikih dan tasawuf, yang semuanya dikemukakan dalam bentuk tanya jawab. Akan tetapi, pembahasan aspek tasawufnya lebih menonjol daripada aspek fikih; bahkan, aspek fikih pun dikemukakan dalam perspektif tasawuf. Ketika membahas soal shalat misalnya, pengarang mengutip apa yang ia sebut sebagai hadis Nabi Muhammad Saw, yang ia terjemahkan sebagai berikut: ”...tiada sah sembahyang melainkan dengan makrifat jua...”. Untuk sampai pada pengetahuan tentang makrifat tersebut, pengarang mensyaratkan 4 hal: syariat, tarikat, hakikat, dan makrifat. Dijelaskan bahwa ...barangsiapa menuntut ilmu dan amal jika tiada dijalaninya dengan empat jalan, maka tiadalah sempurna makrifat...
Sınıf numarası 36A/TS/36/YPAH/2005
Koleksiyon Stiftung und Museum Ali Hasjmy
Editör Mursyid
Lisans CC0 1.0
Proje Nusantara
Düzenleme durumu First input complete

[ID-MUSALI] 36A/TS/36/YPAH/2005

Basım Yeri Stiftung und Museum Ali Hasjmy - Stiftung und Museum Ali Hasjmy
Konu mysticism
Tür Kitap
Dil Malayca (makro dil)
Dijital Evet
Yazma Evet
Sayfa Sayısı 35
Fiziksel Boyutlar 19,5 x 24,5 cm.
Kütüphane Kalamos
Demirbaş Numarası 36A/TS/36/YPAH/2005
Kayıt Numarası ID11Book_manuscript_00000373
Lokasyon Stiftung und Museum Ali Hasjmy
Notlar karton tebal hijau, Naskah sudah dijilid ulang — karton tebal hijau, Naskah sudah dijilid ulang — black — Arabic script → Naskh — paper — Sebetulnya teks ini mengandung dua aspek pembahasan: fikih dan tasawuf, yang semuanya dikemukakan dalam bentuk tanya jawab. Akan tetapi, pembahasan aspek tasawufnya lebih menonjol daripada aspek fikih; bahkan, aspek fikih pun dikemukakan dalam perspektif tasawuf. Ketika membahas soal shalat misalnya, pengarang mengutip apa yang ia sebut sebagai hadis Nabi Muhammad Saw, yang ia terjemahkan sebagai berikut: ”...tiada sah sembahyang melainkan dengan makrifat jua...”. Untuk sampai pada pengetahuan tentang makrifat tersebut, pengarang mensyaratkan 4 hal: syariat, tarikat, hakikat, dan makrifat. Dijelaskan bahwa ...barangsiapa menuntut ilmu dan amal jika tiada dijalaninya dengan empat jalan, maka tiadalah sempurna makrifat...
Sınıf numarası 36A/TS/36/YPAH/2005
Koleksiyon Stiftung und Museum Ali Hasjmy
Editör Mursyid
Lisans CC0 1.0
Proje Nusantara
Düzenleme durumu First input complete
Qalamos
Kalamos yönlendiriliyorsunuz...

Lütfen bekleyiniz.