[ID-MUSALI] 105/FK/I/YPAH/2005 | Kütüphane.osmanlica.com

[ID-MUSALI] 105/FK/I/YPAH/2005

İsim [ID-MUSALI] 105/FK/I/YPAH/2005
Yazar Abdurrauf
Basım Tarihi: copy: hari Sabtu 14 ramadhan, pada masa Sultan Ibn Alauddin Mahmud Shah
Basım Yeri Stiftung und Museum Ali Hasjmy - Stiftung und Museum Ali Hasjmy
Konu prayer
Tür Kitap
Dil Malayca (makro dil)
Dijital Evet
Yazma Evet
Sayfa Sayısı 1
Kütüphane: Kalamos
Demirbaş Numarası 105/FK/I/YPAH/2005
Kayıt Numarası ID11Book_manuscript_00000163
Lokasyon Stiftung und Museum Ali Hasjmy
Tarih copy: hari Sabtu 14 ramadhan, pada masa Sultan Ibn Alauddin Mahmud Shah
Notlar no binding — black — Arabic script → Naskh — paper — Teks ini menyajikan pembahasan komprehensif tentang berbagai masalah fikih, tidak hanya terbatas pada masalah-masalah ibadah yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhannya saja, melainkan juga masalah-masalah muamalah yang mengatur hubungan antarmanusia, seperti masalah sosial, politik, ekonomi, dan keagamaan masyarakat Muslim. Beberapa pembahasan masalah dikemukakan dalam bentuk tanya jawab. Mengenai hukum nikah misalnya, Abdurrauf mengatakan: “.... sual: jika bertanya seorang, apa hukum orang yang nikah dengan anak yang zina, adakah sah nikahnya dengan dia atau tiada; jawab: bahwa sah nikahnya dengan dia tetapi adalah ia makruh; dan demikianlah makruh nikah dengan anak orang yang fasiq dan anak yang tiada ketahuan bapaknya...”. Pembahasan sebuah masalah dalam teks ini sangat terperinci. Masih dalam bab nikah misalnya, Abdurrauf sampai mengupas hal yang sangat detil seperti wacana boleh tidaknya melihat, dan bahkan menyentuh, kemaluan perempuan yang akan dinikahi jika dianggap perlu. Dalam hal ini Abdurrauf mengatakan: “... sual: jika bertanya seorang, apabila tiadalah haram menilik kepada perempuan karena hajat yang tersebut itu, maka adakah harus pula menilik farjinya karena hajatnya anak tiada?; jawab: bahwa hasil kata Shaikh Ibn Hajar ra dalam fath al-jawwad apabila sangatlah hajat kepada menilik dia seperti bahwa datanglah kepadanya yang mengharuskan... umpamanya, maka tatkala itu haruslah menilik dan menyentuh dia karena darurat...”.
Sınıf numarası 105/FK/I/YPAH/2005
Koleksiyon Stiftung und Museum Ali Hasjmy
Editör Oman Fathurahman/Mursyid
Lisans CC0 1.0
Proje Nusantara
Düzenleme durumu First input complete

[ID-MUSALI] 105/FK/I/YPAH/2005

Yazar Abdurrauf
Basım Tarihi copy: hari Sabtu 14 ramadhan, pada masa Sultan Ibn Alauddin Mahmud Shah
Basım Yeri Stiftung und Museum Ali Hasjmy - Stiftung und Museum Ali Hasjmy
Konu prayer
Tür Kitap
Dil Malayca (makro dil)
Dijital Evet
Yazma Evet
Sayfa Sayısı 1
Kütüphane Kalamos
Demirbaş Numarası 105/FK/I/YPAH/2005
Kayıt Numarası ID11Book_manuscript_00000163
Lokasyon Stiftung und Museum Ali Hasjmy
Tarih copy: hari Sabtu 14 ramadhan, pada masa Sultan Ibn Alauddin Mahmud Shah
Notlar no binding — black — Arabic script → Naskh — paper — Teks ini menyajikan pembahasan komprehensif tentang berbagai masalah fikih, tidak hanya terbatas pada masalah-masalah ibadah yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhannya saja, melainkan juga masalah-masalah muamalah yang mengatur hubungan antarmanusia, seperti masalah sosial, politik, ekonomi, dan keagamaan masyarakat Muslim. Beberapa pembahasan masalah dikemukakan dalam bentuk tanya jawab. Mengenai hukum nikah misalnya, Abdurrauf mengatakan: “.... sual: jika bertanya seorang, apa hukum orang yang nikah dengan anak yang zina, adakah sah nikahnya dengan dia atau tiada; jawab: bahwa sah nikahnya dengan dia tetapi adalah ia makruh; dan demikianlah makruh nikah dengan anak orang yang fasiq dan anak yang tiada ketahuan bapaknya...”. Pembahasan sebuah masalah dalam teks ini sangat terperinci. Masih dalam bab nikah misalnya, Abdurrauf sampai mengupas hal yang sangat detil seperti wacana boleh tidaknya melihat, dan bahkan menyentuh, kemaluan perempuan yang akan dinikahi jika dianggap perlu. Dalam hal ini Abdurrauf mengatakan: “... sual: jika bertanya seorang, apabila tiadalah haram menilik kepada perempuan karena hajat yang tersebut itu, maka adakah harus pula menilik farjinya karena hajatnya anak tiada?; jawab: bahwa hasil kata Shaikh Ibn Hajar ra dalam fath al-jawwad apabila sangatlah hajat kepada menilik dia seperti bahwa datanglah kepadanya yang mengharuskan... umpamanya, maka tatkala itu haruslah menilik dan menyentuh dia karena darurat...”.
Sınıf numarası 105/FK/I/YPAH/2005
Koleksiyon Stiftung und Museum Ali Hasjmy
Editör Oman Fathurahman/Mursyid
Lisans CC0 1.0
Proje Nusantara
Düzenleme durumu First input complete
Qalamos
Kalamos yönlendiriliyorsunuz...

Lütfen bekleyiniz.