[ID-PPA] Pi.17 — Paniti Sastra — Paniti Sastra | Kütüphane.osmanlica.com

[ID-PPA] Pi.17 — Paniti Sastra — Paniti Sastra

İsim [ID-PPA] Pi.17 — Paniti Sastra — Paniti Sastra
Basım Yeri Pura Pakualaman - Pura Pakualaman
Konu region
Tür Kitap
Dil Cava dili
Dijital Evet
Yazma Evet
Sayfa Sayısı 174
Fiziksel Boyutlar 16,7 x 20,7 cm
Kütüphane: Kalamos
Demirbaş Numarası Pi.17
Kayıt Numarası ID9Book_manuscript_00000296
Lokasyon Pura Pakualaman
Notlar Bahan sampul: kertask karton. Ukuran sampul: 17,1 x 21 cm, Jilidan rusak. — Bahan sampul: kertask karton. Ukuran sampul: 17,1 x 21 cm, Jilidan rusak. — black — paper — Teks berbentuk prosa dan puisi: sekar ageng. Naskah ini terdiri atas tiga bagian sebagai berikut. a. Sêrat Niti Sastra (h.1-111) naskah ini berisi ajaran budi pekerti. Teks diawali dengan keterangan bahwa orang yang tidak tahu tata krama adalah orang yang sangat bodoh. Teks dilanjutkan dengan uraian ajaran tentang sama, beda, dana, dan dhêndha. Selain itu, diterangkan tentang 8 binatang yang pantang untuk dimakan, yaitu kalajengking, tikus, anjing, kodok, ular, belatung, tokek, dan kadal. Teks ini diakhiri dengan keterangan bahwa apabila tidur pada waktu matahari berada di timur akan mengakibatkan hal-hal yang buruk, sedangkan apabila tidur pada waktu matahari berada di barat menghilangkan berbagai macam penyakit. b. Sêrat Wawaton Tata Krami Têmbung Kadhaton ingkang kangge Para Abdi Dalêm Agêng Alit ing Karaton Surakarta Hadiningrat (h.113-138) naskah ini berisi tentang aturan penggunaan bahasa yang digunakan bagi para abdi dalêm di Keraton Surakarta Hadiningrat. c. Sêrat Wadu Aji (h.140-173) Teks memuat keterangan tentang nama-nama pangkat pada kerajaan pada zaman dahulu seperti yang dimuat dalam Sêrat Raja Kapa-kapa (h.140-156), keterangan tentang sebutan/julukan bagi para raja dan keturunannya (h.157-158), keterangan tentang nama pangkat yang dipakai oleh abdi dalem, tetapi hanya khusus untuk abdi dalem laki-laki (h.159-162), keterangan tentang sebutan/julukan bagi para putra ratu dan para pejabat kerajaan (h.165-171),  dan keterangan tentang astrologi (h.172), serta catatan berdirinya Kerajaan Mataram, catatan tentang pendirian makam Panembahan Senapati beserta keturunannya di Makam Kotagede (h.172-173). Pada h. 113 disebutkan bahwa “Sêrat Wawaton Tata Krami Têmbung Kadhaton ingkang kangge Para Abdi Dalêm Agêng Alit ing Karaton Surakarta Hadiningrat” dan “Sêrat Wadu Aji” dikeluarkan oleh F.L. Winter di Surakarta, serta dicapkan/diterbitkan oleh pengecapan/penerbitan milik J.A. Sekol di Surakarta pada tahun 1982.
Sınıf numarası Pi.17
Koleksiyon Pura Pakualaman
Editör S.R. Saktimulya
Lisans CC0 1.0
Proje Nusantara
Düzenleme durumu First input complete
Katalog Pi.17

[ID-PPA] Pi.17 — Paniti Sastra — Paniti Sastra

Basım Yeri Pura Pakualaman - Pura Pakualaman
Konu region
Tür Kitap
Dil Cava dili
Dijital Evet
Yazma Evet
Sayfa Sayısı 174
Fiziksel Boyutlar 16,7 x 20,7 cm
Kütüphane Kalamos
Demirbaş Numarası Pi.17
Kayıt Numarası ID9Book_manuscript_00000296
Lokasyon Pura Pakualaman
Notlar Bahan sampul: kertask karton. Ukuran sampul: 17,1 x 21 cm, Jilidan rusak. — Bahan sampul: kertask karton. Ukuran sampul: 17,1 x 21 cm, Jilidan rusak. — black — paper — Teks berbentuk prosa dan puisi: sekar ageng. Naskah ini terdiri atas tiga bagian sebagai berikut. a. Sêrat Niti Sastra (h.1-111) naskah ini berisi ajaran budi pekerti. Teks diawali dengan keterangan bahwa orang yang tidak tahu tata krama adalah orang yang sangat bodoh. Teks dilanjutkan dengan uraian ajaran tentang sama, beda, dana, dan dhêndha. Selain itu, diterangkan tentang 8 binatang yang pantang untuk dimakan, yaitu kalajengking, tikus, anjing, kodok, ular, belatung, tokek, dan kadal. Teks ini diakhiri dengan keterangan bahwa apabila tidur pada waktu matahari berada di timur akan mengakibatkan hal-hal yang buruk, sedangkan apabila tidur pada waktu matahari berada di barat menghilangkan berbagai macam penyakit. b. Sêrat Wawaton Tata Krami Têmbung Kadhaton ingkang kangge Para Abdi Dalêm Agêng Alit ing Karaton Surakarta Hadiningrat (h.113-138) naskah ini berisi tentang aturan penggunaan bahasa yang digunakan bagi para abdi dalêm di Keraton Surakarta Hadiningrat. c. Sêrat Wadu Aji (h.140-173) Teks memuat keterangan tentang nama-nama pangkat pada kerajaan pada zaman dahulu seperti yang dimuat dalam Sêrat Raja Kapa-kapa (h.140-156), keterangan tentang sebutan/julukan bagi para raja dan keturunannya (h.157-158), keterangan tentang nama pangkat yang dipakai oleh abdi dalem, tetapi hanya khusus untuk abdi dalem laki-laki (h.159-162), keterangan tentang sebutan/julukan bagi para putra ratu dan para pejabat kerajaan (h.165-171),  dan keterangan tentang astrologi (h.172), serta catatan berdirinya Kerajaan Mataram, catatan tentang pendirian makam Panembahan Senapati beserta keturunannya di Makam Kotagede (h.172-173). Pada h. 113 disebutkan bahwa “Sêrat Wawaton Tata Krami Têmbung Kadhaton ingkang kangge Para Abdi Dalêm Agêng Alit ing Karaton Surakarta Hadiningrat” dan “Sêrat Wadu Aji” dikeluarkan oleh F.L. Winter di Surakarta, serta dicapkan/diterbitkan oleh pengecapan/penerbitan milik J.A. Sekol di Surakarta pada tahun 1982.
Sınıf numarası Pi.17
Koleksiyon Pura Pakualaman
Editör S.R. Saktimulya
Lisans CC0 1.0
Proje Nusantara
Düzenleme durumu First input complete
Katalog Pi.17
Qalamos
Kalamos yönlendiriliyorsunuz...

Lütfen bekleyiniz.