[ID-PPA] St.13 — Baratayuda — Baratayuda | Kütüphane.osmanlica.com

[ID-PPA] St.13 — Baratayuda — Baratayuda

İsim [ID-PPA] St.13 — Baratayuda — Baratayuda
Basım Yeri Pura Pakualaman - Pura Pakualaman
Konu literature
Tür Kitap
Dil Cava dili
Dijital Evet
Yazma Evet
Sayfa Sayısı 264
Fiziksel Boyutlar 20,5 x 34 cm
Kütüphane: Kalamos
Demirbaş Numarası St.13
Kayıt Numarası ID9Book_manuscript_00000454
Lokasyon Pura Pakualaman
Notlar Bahan sampul: kulit binatang. Ukuran sampul: 20,5 x 34 cm, Ketat. — Bahan sampul: kulit binatang. Ukuran sampul: 20,5 x 34 cm, Ketat. — Ada. — black — paper — Teks berbentuk puisi: macapat. Teks diawali dengan perundingan Raja Duryudana dengan para Kurawa tentang rencana mempertahankan Kerajaan Astina. Sementara itu, Kresna menyarankan Pandawa agar ke Wiratha, menghadap Raja Matswapati untuk memohon saran sehubungan dengan usaha meminta kembali separo Kerajaan Astina. Atas saran Matswapati, Kresna ditugasi menjadi duta Pandawa ke Astina. Disebabkan bersikerasnya Duryudana dalam mempertahankan Astina, terjadi perang Baratayuda. Cerita diakhiri dengan kemenangan Pandawa dan dinobatkanyya Yudhistira sebagai raja Astina oleh Kresna, disaksikan dan direstui oleh para dewa. Teks mulai digubah pada malam Selasa Legi, tanggal 7 Jumadilakir, pukul satu, tahun Je, mangsa kasanga, wuku Wuye, dengan candra sengkala “Netranira ing Dirada Titiyaning Narpati”. Terdapat kolom yang akan diberi gambar wědana, tetapi belum terlaksana. Pada akhir teks disebutkan bahwa penyalin adalah orang desa dari Kreteg dan hasil salinannya telah diteliti oleh Raden Jayengminarsa, bujangga wědana di Brosot. Selain itu, setelah akhir teks (terlepas dari teks) terdapat tulisan berhuruf Jawa dengan corak yang berbeda dari gaya penyalin, berisi keterangan tentang kehadiran seorang tamu bernama Yohanis Petrus Sutelip ke yogy pada tanggal 13 April 1856.
Sınıf numarası St.13
Koleksiyon Pura Pakualaman
Editör S.R. Saktimulya
Lisans CC0 1.0
Proje Nusantara
Düzenleme durumu First input complete
Katalog St.13

[ID-PPA] St.13 — Baratayuda — Baratayuda

Basım Yeri Pura Pakualaman - Pura Pakualaman
Konu literature
Tür Kitap
Dil Cava dili
Dijital Evet
Yazma Evet
Sayfa Sayısı 264
Fiziksel Boyutlar 20,5 x 34 cm
Kütüphane Kalamos
Demirbaş Numarası St.13
Kayıt Numarası ID9Book_manuscript_00000454
Lokasyon Pura Pakualaman
Notlar Bahan sampul: kulit binatang. Ukuran sampul: 20,5 x 34 cm, Ketat. — Bahan sampul: kulit binatang. Ukuran sampul: 20,5 x 34 cm, Ketat. — Ada. — black — paper — Teks berbentuk puisi: macapat. Teks diawali dengan perundingan Raja Duryudana dengan para Kurawa tentang rencana mempertahankan Kerajaan Astina. Sementara itu, Kresna menyarankan Pandawa agar ke Wiratha, menghadap Raja Matswapati untuk memohon saran sehubungan dengan usaha meminta kembali separo Kerajaan Astina. Atas saran Matswapati, Kresna ditugasi menjadi duta Pandawa ke Astina. Disebabkan bersikerasnya Duryudana dalam mempertahankan Astina, terjadi perang Baratayuda. Cerita diakhiri dengan kemenangan Pandawa dan dinobatkanyya Yudhistira sebagai raja Astina oleh Kresna, disaksikan dan direstui oleh para dewa. Teks mulai digubah pada malam Selasa Legi, tanggal 7 Jumadilakir, pukul satu, tahun Je, mangsa kasanga, wuku Wuye, dengan candra sengkala “Netranira ing Dirada Titiyaning Narpati”. Terdapat kolom yang akan diberi gambar wědana, tetapi belum terlaksana. Pada akhir teks disebutkan bahwa penyalin adalah orang desa dari Kreteg dan hasil salinannya telah diteliti oleh Raden Jayengminarsa, bujangga wědana di Brosot. Selain itu, setelah akhir teks (terlepas dari teks) terdapat tulisan berhuruf Jawa dengan corak yang berbeda dari gaya penyalin, berisi keterangan tentang kehadiran seorang tamu bernama Yohanis Petrus Sutelip ke yogy pada tanggal 13 April 1856.
Sınıf numarası St.13
Koleksiyon Pura Pakualaman
Editör S.R. Saktimulya
Lisans CC0 1.0
Proje Nusantara
Düzenleme durumu First input complete
Katalog St.13
Qalamos
Kalamos yönlendiriliyorsunuz...

Lütfen bekleyiniz.