[ID-PPA] Bb.7 — Babad Betawi (Jilid III) — Babad Betawi (Jilid III) | Kütüphane.osmanlica.com

[ID-PPA] Bb.7 — Babad Betawi (Jilid III) — Babad Betawi (Jilid III)

İsim [ID-PPA] Bb.7 — Babad Betawi (Jilid III) — Babad Betawi (Jilid III)
Basım Yeri Pura Pakualaman - Pura Pakualaman
Konu region
Tür Kitap
Dil Cava dili
Dijital Evet
Yazma Evet
Sayfa Sayısı 964
Fiziksel Boyutlar 20 x 34 cm
Kütüphane: Kalamos
Demirbaş Numarası Bb.7
Kayıt Numarası ID9Book_manuscript_00000070
Lokasyon Pura Pakualaman
Notlar Kulit binantang. Ukuran 21 x 34 cm, Sampul depan sudah lepas. — Kulit binantang. Ukuran 21 x 34 cm, Sampul depan sudah lepas. — Rubrikasi — black — paper — Teks berbentuk macapat dan prosa. Teks diawali dengan pengukuhan nama para putra Paku Alam I yakni Arya Suryaningrat dan Arya Suryaningprang, dilanjutkan dengan keberangkatan Hamengku Buwana II ke tempat pembuangan. Setelah itu, cerita berkisar pada peristiwa yang terjadi pada masa Hamengku Buwana III dalam kaitannya dengan perjalanan selama pembuangan Natakusuma dan Natadiningrat ke berbagai kota. Diuraikan pula sejumlah laku yang dijalankan oleh beliau berdua sehingga selamat bahkan mendapat kemurahan Tuhan. Penyalinan teks diprakarsai oleh Paku Alam III dan istrinya, Gusti Kanjeng, dengan bantuan Ki Kartamarma sebagai penyungging, dan dua penulisnya yakni Ki Setrasesmita serta Ki Sestradiwangsa. Adapun Ki Sutawan bertugas menafsirkan kata-kata yang diambil dari Kitabu Kasan. Awal penggubahan teks adalah hari Senin Legi, tanggal 2 Rajab, tahun Jimawal, 1805 (J) dan selesai pada hari Selasa Kliwon,tanggal 16 Jumadilawal, tahun Je, 1806 (J). Di bagian kolofon (h. 1) disebutkan ahwa naskah ini merupakan salinan, “tědhakan Babad Bětawi”. Isi teksnya dari bagian awal sampai dengan h. 153 sepadan dengan naskah Bb.2 pada pupuh 67 bait 1sampai dengan pupuh 85. Di bagian akhir diisyaratkan akan bersambung ke naskah lain, “Yen benjing karsa malih, lintu sanes papaning” (h. 957), dan “Pratandha lintu papaning sěstra” yang sering dipakai sebagai petunjuk bahwa teks bersambung ke naskah lain. Namun sambungan dari teks ini tidak ditemukan dalam koleksi Perpustakaan Pakualaman. Terjilid dalam naskah ini, tulisan berhuruf Jawa berbeda corak tulisan dengan teks Babad Betawi, sejumlah turunan surat-menyurat (prosa) antara lain tertanda tanggal 3 Desember 1894 di Yogyakarta. Terdapat banyak rubrikasi, diletakkan di bagian margin kiri atau kanan berupa tulisan di dalam bingkai sebagai penanda topic. Tampaknya, teks Babad Betawi ini akan dilengkapi dengan gambar wědana rěnggan, tetapi hingga saat teks ditulis belum terwujud. Hal itu dapat diketahui dari lembar-lembar teks yang menyisakan tempat kosong untuk digambari wědana.
Sınıf numarası Bb.7
Koleksiyon Pura Pakualaman
Editör S.R. Saktimulya
Lisans CC0 1.0
Proje Nusantara
Düzenleme durumu First input complete
Katalog Bb.7

[ID-PPA] Bb.7 — Babad Betawi (Jilid III) — Babad Betawi (Jilid III)

Basım Yeri Pura Pakualaman - Pura Pakualaman
Konu region
Tür Kitap
Dil Cava dili
Dijital Evet
Yazma Evet
Sayfa Sayısı 964
Fiziksel Boyutlar 20 x 34 cm
Kütüphane Kalamos
Demirbaş Numarası Bb.7
Kayıt Numarası ID9Book_manuscript_00000070
Lokasyon Pura Pakualaman
Notlar Kulit binantang. Ukuran 21 x 34 cm, Sampul depan sudah lepas. — Kulit binantang. Ukuran 21 x 34 cm, Sampul depan sudah lepas. — Rubrikasi — black — paper — Teks berbentuk macapat dan prosa. Teks diawali dengan pengukuhan nama para putra Paku Alam I yakni Arya Suryaningrat dan Arya Suryaningprang, dilanjutkan dengan keberangkatan Hamengku Buwana II ke tempat pembuangan. Setelah itu, cerita berkisar pada peristiwa yang terjadi pada masa Hamengku Buwana III dalam kaitannya dengan perjalanan selama pembuangan Natakusuma dan Natadiningrat ke berbagai kota. Diuraikan pula sejumlah laku yang dijalankan oleh beliau berdua sehingga selamat bahkan mendapat kemurahan Tuhan. Penyalinan teks diprakarsai oleh Paku Alam III dan istrinya, Gusti Kanjeng, dengan bantuan Ki Kartamarma sebagai penyungging, dan dua penulisnya yakni Ki Setrasesmita serta Ki Sestradiwangsa. Adapun Ki Sutawan bertugas menafsirkan kata-kata yang diambil dari Kitabu Kasan. Awal penggubahan teks adalah hari Senin Legi, tanggal 2 Rajab, tahun Jimawal, 1805 (J) dan selesai pada hari Selasa Kliwon,tanggal 16 Jumadilawal, tahun Je, 1806 (J). Di bagian kolofon (h. 1) disebutkan ahwa naskah ini merupakan salinan, “tědhakan Babad Bětawi”. Isi teksnya dari bagian awal sampai dengan h. 153 sepadan dengan naskah Bb.2 pada pupuh 67 bait 1sampai dengan pupuh 85. Di bagian akhir diisyaratkan akan bersambung ke naskah lain, “Yen benjing karsa malih, lintu sanes papaning” (h. 957), dan “Pratandha lintu papaning sěstra” yang sering dipakai sebagai petunjuk bahwa teks bersambung ke naskah lain. Namun sambungan dari teks ini tidak ditemukan dalam koleksi Perpustakaan Pakualaman. Terjilid dalam naskah ini, tulisan berhuruf Jawa berbeda corak tulisan dengan teks Babad Betawi, sejumlah turunan surat-menyurat (prosa) antara lain tertanda tanggal 3 Desember 1894 di Yogyakarta. Terdapat banyak rubrikasi, diletakkan di bagian margin kiri atau kanan berupa tulisan di dalam bingkai sebagai penanda topic. Tampaknya, teks Babad Betawi ini akan dilengkapi dengan gambar wědana rěnggan, tetapi hingga saat teks ditulis belum terwujud. Hal itu dapat diketahui dari lembar-lembar teks yang menyisakan tempat kosong untuk digambari wědana.
Sınıf numarası Bb.7
Koleksiyon Pura Pakualaman
Editör S.R. Saktimulya
Lisans CC0 1.0
Proje Nusantara
Düzenleme durumu First input complete
Katalog Bb.7
Qalamos
Kalamos yönlendiriliyorsunuz...

Lütfen bekleyiniz.